Festival untuk menyoroti peradaban awal di Sungai Batu

kekhasan dan keunikan Sungai Batu di Lembah Bujang, Kedah, diyakini peradaban paling awal di Asia Tenggara, akan terungkap dalam  Festival Kedah Tua.

Direktur Universiti Sains Malaysia (USM) global Penelitian Arkeologi Pusat Prof Datuk Dr Mohd Mokhtar Saidin mengatakan festival akan melihat dua program yang diadakan.

Yang pertama adalah Kedah Tua International Conference (KTIC’16) pada hari Sabtu dan Minggu, dan yang kedua adalah tur ke Sungai Batu mulai besok hingga Senin.

Dia mengatakan festival ini juga diadakan untuk persiapan pencalonan berkas di Sungai Batu untuk diserahkan ke Unesco World Heritage Site.

“Situs ini juga akan berubah menjadi pusat pengetahuan tentang peradaban awal.

“Bukti yang dikumpulkan di lokasi mengungkapkan bahwa peradaban di Sungai Batu dimulai pada 535 SM,” katanya dalam keterangan pers.

Dia mengatakan KTIC’16 akan diselenggarakan di Park Avenue Hotel di Sungai Petani di mana 29 pembicara internasional pada peradaban Mesopotamia, Mesir, Indus, Cina, Yunani, Roma dan Mesoaamerica telah diundang untuk menyampaikan pembicaraan mereka.

“Dari 20 Mei untuk 23, tur ke situs arkeologi, sebuah arkeologi dan peradaban pameran, penjualan kerajinan dan kegiatan lainnya akan digelar,” katanya.

Mereka yang tertarik untuk berpartisipasi dalam seminar KTIC’16 dapat mengunjungi ktic-my.blogspot.com.

Detail, kunjungi festivalkedahtua.blogspot.my, sebut Marziana (012-4622892) atau Nor Rafizah (019-2222504).

Sumber : http://www.thestar.com.my/metro/community/2016/05/19/fest-to-highlight-early-civilisation-at-sungai-batu/

About The Author

Related Posts